شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى
لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ
مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ
فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ
يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا
اللهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ {185}
Tampilkan postingan dengan label nuzulul qur'an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nuzulul qur'an. Tampilkan semua postingan
Kamis, 19 Juli 2012
RAMADHAN BULAN DI DALAMNYA DITURUNKAN AL-QUR'AN
Senin, 15 Agustus 2011
17 AGUSTUS DAN 17 RAMADHAN
“Yang paling penting di dalam peperangan dan revolusi adalah saatnya yang tepat. Di Saigon, saya sudah merencanakan seluruh pekerjaan ini untuk dijalankan tanggal 17,”ujar Bung Karno kepada para pemuda yang memaksanya cepat-cepat memproklamirkan republik Indonesia.“Mengapa justru diambil tanggal 17, mengapa tidak sekarang saja, tanggal 16?” tanya Sukarni, seorang pemuda yang menginginkan kemerdekaan secepatnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
